Penelitian ini mengkaji pengaruh literasi keuangan, mental accounting, dan penggunaan aplikasi fintech terhadap pengelolaan keuangan Generasi Z di Kota Denpasar menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi linier berganda pada 112 responden usia 17-28 tahun yang aktif menggunakan fintech. Hasil menunjukkan literasi keuangan, mental accounting, dan penggunaan fintech berpengaruh positif signifikan secara parsial, dengan pengaruh simultan kuat menjelaskan 58.6% variasi pengelolaan keuangan. Temuan menggambarkan bahwa Gen Z perempuan (85.7%) dan mahasiswa (83%) di Denpasar Selatan (45.7%) cenderung memiliki kesadaran tinggi terhadap pengelompokan dana mental dan fitur fintech untuk perencanaan, tabungan, serta pengendalian pengeluaran, meski tantangan konsumtif tetap ada di era digital. Implikasi praktis mencakup rekomendasi edukasi terintegrasi oleh OJK dan pengembang aplikasi untuk meningkatkan perilaku keuangan berkelanjutan pada generasi digital native ini.
Copyrights © 2026