Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, struktur modal, dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Industri perkebunan menghadapi tantangan signifikan berupa fluktuasi harga komoditas, dampak El Niño, dan regulasi EUDR yang menyebabkan ketidakstabilan laba. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 10 sampel perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan yang diaudit. Variabel independen diukur menggunakan Total Aset dan Total Penjualan (ukuran perusahaan), DER dan DAR (struktur modal), serta Revenue Growth Rate (pertumbuhan penjualan). Profitabilitas diproksikan dengan ROA. Analisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS versi 26. Hasil menunjukkan Total Aset berpengaruh negatif signifikan, Total Penjualan berpengaruh positif signifikan, DER tidak berpengaruh signifikan, DAR berpengaruh negatif signifikan, dan Revenue Growth Rate berpengaruh positif sangat signifikan sebagai faktor paling dominan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan (F-hitung 15,118; Adjusted R² 70,9%). Penelitian menyarankan manajemen fokus pada peningkatan efisiensi penjualan dan menjaga struktur modal optimal
Copyrights © 2026