Penelitian ini menilai kesehatan dan kinerja Bank Aceh Syariah selama 2020–2024 melalui analisis RGEC, efisiensi operasional, stabilitas keuangan, dan prediksi potensi kebangkrutan dengan menggunakan data sekunder dari laporan keuangan dan tata kelola bank. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa aspek Risk Profile berada pada kondisi sehat karena risiko pembiayaan dan likuiditas masih terkelola dengan baik, sementara Good Corporate Governance menunjukkan penerapan tata kelola yang cukup konsisten. Kinerja Earnings mengalami perubahan dari tahun ke tahun sehingga profitabilitas belum sepenuhnya stabil, namun permodalan menunjukkan posisi yang sangat kuat. Analisis efisiensi melalui Data Envelopment Analysis mengindikasikan bahwa tingkat efisiensi operasional berbeda antar tahun dan masih memerlukan optimalisasi pada periode tertentu. Pengukuran stabilitas dengan Z-Score menunjukkan ketahanan keuangan yang memadai meskipun sesekali mengalami tekanan, sedangkan hasil prediksi kebangkrutan menunjukkan bahwa Bank Aceh Syariah berada dalam kondisi aman. Secara umum, bank berada dalam keadaan sehat, meskipun peningkatan profitabilitas dan efisiensi tetap dibutuhkan untuk memperkuat performa jangka panjang.
Copyrights © 2026