Penelitian ini mensintesis dan mengkarakterisasi katalis zeolit basa melalui optimasi rasio Si/Al (1:1–5:1) sebagai x dan pH pencucian (7–11) menggunakan metode hidrotermal dengan komposisi molar 20 Na₂O : 8 Al₂O₃ : x SiO₂ : 400 H₂O. Pengujian aktivitas katalitik dilakukan melalui reaksi transesterifikasi minyak kelapa sawit dengan metanol pada suhu 70°C selama 180 menit. Response Surface Methodology (RSM) digunakan untuk menentukan kondisi optimal dengan yield biodiesel sebagai variabel respon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rasio Si/Al dari 1:1-5:1 konsisten meningkatkan yield biodiesel pada seluruh rentang pH. Yield tertinggi sebesar 82,387% dicapai pada rasio Si/Al 5:1 dengan pH 9. Optimasi menggunakan Response Surface Methodology (RSM) dengan model kuadratik menghasilkan perolehan biodiesel optimal 82,537% pada rasio Si/Al 4,975 dan pH 8,912, dengan ketepatan model yang tinggi (R² = 0,9976, Adjusted R² = 0,9957, Predicted R² = 0,9844, dan desirability = 1,000). Karakterisasi SEM menunjukkan bentuk kristal oktahedral dengan ukuran partikel 4,569-14,000 μm, sedangkan analisis XRF memastikan rasio Si/Al aktual sebesar 2,28. Biodiesel yang dihasilkan memenuhi standar SNI 7182:2015 dengan massa jenis 877 kg/m³ dan viskositas kinematik 4,69 cSt, menunjukkan bahwa katalis zeolit basa mampu digunakan untuk proses transesterifikasi biodiesel.
Copyrights © 2026