Air sumur merupakan salah satu sumber air tanah yang banyak dimanfaatkan, namun umumnya mengandung mineral terlarut dalam konsentrasi tinggi seperti besi (Fe) yang dapat menurunkan kualitas air. Penelitian ini mengkaji upaya peningkatan kualitas air sumur melalui kombinasi proses aerasi dan adsorpsi. Aerasi dilakukan menggunakan diffuser berukuran 8 inch dan 10 inch, sedangkan proses adsorpsi menggunakan sistem kolom kontinyu dengan adsorben Ampas tebu, kulit pisang, dan campuran keduanya.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas variasi aerasi terhadap penurunan kadar Fe. Menganalisis kinerja variasi adsorben pada kolom kontinyu, serta menganalisis efektivitas kombinasi kedua proses tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aerasi sangat efektif dalam menurunkan Fe dengan persen removal 91,4 - 94,1%,. Pada proses adsorpsi, kolom campuran menunjukkan kinerja terbaik dengan persen removal Fe sebesar 86,7 - 87,1%. Secara keseluruhan, kombinasi aerasi diffuser diikuti dengan Adsorpsi Kolom Campuran merupakan kombinasi 2 proses yang saling terhubung. Hal ini akan menghasilkan efisiensi penyisihan total yang sangat tinggi,serta lebih mempermudah dalam proses adsorpsi dan menghemat penggunaan media adsorben dikarenakan sebelum masuk kedalam proses adsropsi dilakukan proses aerasi terlebih dahulu.
Copyrights © 2026