Degradasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Medan Belawan memperparah dampak banjir rob, namun belum ada kajian spasial fungsional yang komprehensif untuk mendukung mitigasi bencana banjir rob. Penelitian ini menganalisis kondisi RTH, mengevaluasi kontribusi fungsi ekologisnya dan merumuskan strategi berbasis nature-based solutions (NbS) menggunakan analisis spasial citra Sentinel-2 (NDVI), observasi lapangan dan wawancara. Hasil menunjukkan kecamatan Medan Belawan memiliki NDVI -0,03 sampai 0,40. Tingkat kerentanan banjir rob di kecamatan maupun di kelurahan meliputi sedang ke sangat tinggi dengan kelurahan Belawan Bahagia, Bagan Deli untuk kategori sangat tinggi dan Belawan Sicanang kategori tinggi yang mengalami ketinggian genangan rob 100 – 2,4 m atau dada orang dewasa. RTH eksisting hanya berupa tiga lapangan perkerasan tanpa vegetasi, sementara infrastruktur teknis terdapat 1 rumah pompa dan 3 pintu air belum efektif tanpa dukungan buffer ekologis. Tingkat kontribusi fungsi ekologis RTH sangat rendah akibat ketiadaan vegetasi pesisir dan dominasi lahan terbangun padat. Penelitian ini menghasilkan strategi model zonasi prioritas RTH berbasis NbS dan strategi partisipatif masyarakat sebagai kebijakan pemerintah daerah untuk mitigasi banjir rob dan ketahanan iklim berkelanjutan di kawasan pesisir padat terbangun.
Copyrights © 2026