Tentu, ini adalah versi abstrak penelitian Anda yang telah dirapikan mengikuti standar struktur jurnal ilmiah kedokteran (seperti JIMKI), dengan penekanan pada ketepatan data statistik dan alur logika klinis yang lebih formal. ABSTRAK Latar Belakang: Kanker paru merupakan keganasan dengan angka morbiditas dan mortalitas tertinggi di dunia. Meskipun usia dan jenis kelamin sering diidentifikasi sebagai faktor risiko utama, data lokal di Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia dan jenis kelamin dengan angka kejadian kanker paru di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) periode 2018–2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) retrospektif. Data bersumber dari rekam medis pasien dengan diagnosis klinis tumor paru yang menjalani pemeriksaan patologi anatomi di RSIJ selama periode 2018–2024. Sampel berjumlah 46 kasus yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel independen yang diuji adalah usia dan jenis kelamin, sedangkan variabel dependen adalah kejadian kanker paru (karsinoma vs. non-karsinoma). Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi $p < 0,05$. Hasil: Karakteristik sampel menunjukkan sebagian besar pasien berusia $> 50$ tahun (60,9%) dan didominasi oleh laki-laki (63%). Berdasarkan diagnosis patologi anatomi, ditemukan 39,1% kasus karsinoma paru dan 60,9% kasus non-karsinoma paru. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian kanker paru ($p = 0,89$) maupun antara jenis kelamin dengan kejadian kanker paru ($p = 0,683$). Pembahasan: Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam populasi rumah sakit tertentu, faktor demografis seperti usia dan jenis kelamin mungkin bukan merupakan faktor penentu utama kejadian kanker paru. Hasil ini sejalan dengan literatur yang menyatakan bahwa faktor perilaku (seperti riwayat merokok) dan paparan lingkungan memiliki peran yang lebih signifikan. Adanya dominasi adenokarsinoma pada kelompok karsinoma paru juga mencerminkan tren global mengenai pergeseran pola histopatologi kanker paru saat ini. Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara usia dan jenis kelamin dengan angka kejadian kanker paru di Rumah Sakit Islam Jakarta periode 2018–2024. Upaya pencegahan kanker paru di masa depan perlu lebih difokuskan pada faktor risiko yang dapat dimodifikasi, terutama perilaku merokok dan pengendalian paparan lingkungan.
Copyrights © 2026