Peningkatan kinerja sistem pembangkit listrik panas bumi terus dikembangkan hingg saat ini, untuk mendapatkan efisiensi konversi energi yang optimal. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kinerja sistem adalah temperatur lingkungan, terutama dikarenakan berpengaruh secara langsung terhadap proses kondensasi dan keseimbangan termodinamika siklus Organic Rankine Cycle/ORC. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi temperatur lingkungan terhadap kinerja pembangkit listrik panas bumi berbasis siklus Rankine organik (Organic Rankine Cycle/ORC). Analisis dilakukan menggunakan simulasi numerik dengan perangkat lunak Aspen Plus dan model persamaan keadaan Peng–Robinson. Temperatur lingkungan divariasikan antara lain 27°C, 30°C, 33°C, 35°C, dan 40°C. Parameter yang dianalisis meliputi tekanan evaporasi, tekanan kondensasi, laju aliran massa fluida kerja, serta daya keluaran system siklus. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan temperatur lingkungan menyebabkan kenaikan tekanan kondensasi yang berdampak pada daya bersih sistem. Sehingga, temperatur lingkungan merupakan parameter penting yang harus dipertimbangkan dalam optimasi dan perancangan sistem Organic Rankine Cycle/ORC pembangkit listrik panas bumi.
Copyrights © 2026