Era Industri 5.0 menandai pergeseran dari sekadar otomatisasi (Industri 4.0) menuju kolaborasi harmonis antara kecerdasan buatan (AI) dan potensi manusia. Artikel ini bertujuan untuk merumuskan model strategis yang mengintegrasikan AI dengan Human-Centric Leadership (HCL) bagi lulusan Doctoral of Business Administration (DBA). Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dan pendekatan kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa DBA di era 5.0 bukan sekadar pengguna teknologi, melainkan arsitek ekosistem bisnis. Hasil studi menunjukan model sinergi HCL-AI menghasilkan efisiensi operasional, inovasi etis, dan peningkatan kesejahteraan karyawan. Implikasi praktis bagi lulusan DBA mencakup perlunya kompetensi ganda: analitik data tingkat lanjut dan empati kepemimpinan (empathic leadership).
Copyrights © 2026