Perubahan iklim menjadi tantangan yang menyebabkan penurunan produksi padi sekaligus meningkatnya kebutuhan beras, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan toleransi tanaman terhadap cekaman kekeringan. Dark Septate Endophyte (DSE) merupakan jamur endofit akar yang bersimbiosis dengan tanaman inang, dicirikan oleh hifa bersekat dan pigmen gelap, serta berpotensi meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres abiotik. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi inokulasi DSE terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman padi pada kondisi stres kekeringan. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan empat perlakuan, yaitu P0 : Non-DSE + air optimal, P1 : DSE + air optimal, P2 : Non-DSE + kekeringan, dan P3 : DSE + kekeringan. Parameter yang diamati meliputi morfologi tanaman dan parameter fisiologis berupa kerapatan stomata serta pengamatan kolonisasi akar secara mikroskopis. Data morfologi dianalisis menggunakan Two-Way ANOVA, sedangkan parameter fisiologis dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa inokulasi DSE tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap seluruh parameter morfologi tanaman padi. Namun, secara fisiologis tanaman yang diberi DSE menunjukkan kerapatan stomata lebih tinggi, aktivitas stomata lebih terbuka, serta keberhasilan kolonisasi akar yang ditandai oleh melanisasi pada jaringan epidermis. Temuan ini mengindikasikan bahwa DSE berpotensi mendukung respons fisiologis padi terhadap cekaman kekeringan.
Copyrights © 2026