Pengelolaan pemesanan dan penjadwalan ruang rapat, laboratorium, dan ruang kelas di lembaga pendidikan umumnya dilakukan secara manual, seperti menggunakan catatan berbasis kertas dan komunikasi verbal langsung. Praktik-praktik ini dapat menyebabkan konflik jadwal, kesalahan pencatatan data, keterlambatan dalam mengakses informasi ketersediaan ruang, dan pemantauan terbatas terhadap penggunaan fasilitas. Untuk mendukung kegiatan administratif terkait penggunaan ruang, dikembangkan aplikasi pemesanan dan penjadwalan berbasis web. Proses pengembangan sistem terdiri dari tahap pengumpulan data, analisis, desain sistem, implementasi, dan pengujian. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, pengamatan langsung terhadap prosedur pemesanan ruang yang ada, dan wawancara dengan staf manajemen fasilitas. Tahap analisis mengidentifikasi persyaratan fungsional dan non-fungsional, termasuk autentikasi pengguna, pemesanan ruang, validasi konflik jadwal, alur kerja persetujuan, dan pelaporan penggunaan ruang. Desain sistem dilakukan menggunakan Unified Modeling Language (UML), termasuk Diagram Kasus Penggunaan, diagram aktivitas, diagram urutan, dan desain basis data yang melibatkan entitas seperti pengguna, ruangan, dan pemesanan. Aplikasi diimplementasikan menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman sisi server, didukung oleh HTML, CSS, dan JavaScript, dengan MySQL sebagai sistem manajemen basis data. Kontrol akses berbasis peran diterapkan untuk mengelola izin pengguna yang berbeda, termasuk administrator, guru, dan siswa. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memverifikasi fungsi login, proses pemesanan, validasi jadwal, mekanisme persetujuan, pengelolaan data, dan tampilan antarmuka. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 95% skenario fungsional berjalan dengan sukses sesuai spesifikasi sistem, dan implementasi sistem mampu mengurangi waktu pemrosesan pemesanan sekitar 60% dibandingkan metode manual sebelumnya.
Copyrights © 2026