Hutan kemasyarakatan bertujuan untuk melibatkan masyarakat dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan. HKm meningkatkan partisipasi masyarakat di Desa Bukit Rawi, Pulang Pisau. Metode yang digunakan adalah kualitatif pengumpulan data melalui wawancara, observasi, analisis dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan memiliki keanekaragaman hayati, ketersediaan lahan, dan selaras dengan kondisi sosial setempat. Partisipasi masyarakat meningkat melalui budidaya, perlindungan hutan, dan manajemen organisasi. Faktor-faktor yang mendukung partisipasi meliputi akses legal ke lahan hutan, pelatihan dari KPH, dan bimbingan dari lembaga swadaya masyarakat. Analisis menunjukkan bahwa Hutan Kemasyarakatan memiliki potensi besar untuk mendorong keterlibatan masyarakat secara aktif, asalkan ada struktur organisasi yang baik dan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026