Sektor industri pengolahan botol kaca dicirikan oleh kompleksitas operasional yang substansial, yang mencakup karakteristik produksi berintensitas energi tinggi, potensi risiko keselamatan kerja yang signifikan, serta tuntutan terhadap tingkat presisi dan konsistensi yang tinggi. Dalam konteks tersebut, kinerja sumber daya manusia menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kepemimpinan transformasional, sistem kompensasi, dan kondisi lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan pengolahan botol kaca yang berlokasi di Surabaya. Metodologi penelitian mengadopsi pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan melibatkan 58 responden melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan instrumen kuesioner dengan skala Likert lima poin, sementara analisis data dilakukan melalui teknik regresi linear berganda dengan dukungan perangkat lunak statistik. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kepemimpinan transformasional, kompensasi, dan lingkungan kerja secara simultan maupun parsial memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Model penelitian ini menunjukkan kapasitas penjelasan yang memadai dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,616. Implikasi penelitian menegaskan bahwa peningkatan kinerja dalam industri manufaktur berintensitas tinggi memerlukan pendekatan terintegrasi yang mencakup kepemimpinan inspiratif, sistem kompensasi berkeadilan, serta lingkungan kerja kondusif dalam kerangka strategi pengembangan sumber daya manusia dan keberlanjutan organisasi.
Copyrights © 2026