Penelitian ini berfokus untuk mengkaji beberapa aspek yang mempengaruhi underpricing saham selama proses Penawaran Umum Perdana (IPO) pada perusahaan sektor Consumer Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2024. Underpricing digambarkan sebagai fenomena umum yang terjadi ketika nilai tukar saham di pasar sekunder berada di atas harga penawaran di pasar perdana, sehingga penting untuk dianalisis untuk memberikan gambaran tentang risiko dan peluang bagi investor. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), reputasi underwriter, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan terhadap tingkat underpricing. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dikombinasikan dengan pendekatan deskriptif, dengan menggunakan 46 perusahaan sebagai sampel yang diuji melalui teknik linier berganda, sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS. Dari ringkasan temuan penelitian, diketahui bahwa ROA dan umur perusahaan berkontribusi signifikan positif terhadap underpricing, tetapi DER, ukuran perusahaan, dan reputasi underwriter memiliki pengaruh negatif yang signifikan. Secara keseluruhan, kombinasi variabel keuangan dan non-keuangan dapat memprediksi referensi bagi perusahaan dan investor dalam merancang strategi penetapan harga IPO.
Copyrights © 2026