Tulisan ini dimaksudkan untuk membahas konsepsi dan aktualisasi metodologis pendekatan interpretatif dalam rangka mengkaji pemikiran politik Islam, di mana esensi dari pendekatan interpretasi ini adalah menemukan pemahaman terhadap makna dibalik fenomena sosial dan teks. Pendekatan interpretif muncul karena dua alasan; Pertama adalah bahwa orang bertindak atas dasar keyakinan dan preferensi mereka. Kedua munculnya pendekatan interpretatif adalah bahwa kita tidak dapat memisahkan keyakinan dan preferensi orang dari fakta obyektif tentang mereka seperti kelas sosial, ras, atau posisi institusionalnya. Namun, pendekatan interpretasi ini pun mendapat kritikan tajam dari ilmuwan sosial dan ilmuwan eksakta yaitu pertama, bahwa teori interpretatif tidak secara memadai memperhitungkan realitas material; dan kedua, bahwa teori interpretatif tidak memberikan landasan untuk mengkritisi kehidupan sosial. Oleh karena itu, untuk mengaktualisasikan pendekatan interpretatif dalam kajian pemikiran politik Islam masih perlu terus dikaji ulang dan dikembangkan oleh para ilmuwan politik itu sendiri.
Copyrights © 2026