Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari dosis terbaik ekstrak biji pinang (Areca catechu L.) dalam pengencer MIII terhadap kualitas spermatozoa babi Landrace. Penelitian ini dirancang menggunakan metode penelitian rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dengan empat kali ulangan. Pengencer yang diuji dalam penelitian ini adalah pengencer komersial MIII (Mulberry III) dengan level penambahan bahan pengencer ekstrak biji pinang. Adapun perlakuan tersebut adalah P0: MIII KT+ekstrak biji pinang 0%, P1: MIII KT+ekstrak biji pinang 1%, P2: MIII KT+ekstrak biji pinang 2%, P3: MIII KT+ekstrak biji pinang 3%, P4: MIII KT+ekstrak biji pinang 4%. Semen segar yang digunakan diperoleh dari ternak babi Landrace yang telah dewasa kelamin dan dalam keadaan yang sehat. Variabel yang diuji pada penelitian ini adalah motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan daya tahan hidup. Pemeriksaan terhadap motilitas, viabilitas, dan abnormalitas dilakukan setiap 8 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 2% ekstrak biji pinang dalam pengencer mulberry III (MIII) merupakan perlakuan terbaik dalam mempertahankan kualitas spermatozoa babi Landrace dengan lama simpan 32 jam. Kata kunci: ekstrak biji pinang, Mulberry III, spermatozoa babi Landrace
Copyrights © 2026