Permasalahan gizi banyak terjadi di kalangan remaja karena pilihan gaya hidup tidak sehat yang dipengaruhi oleh tren modern, termasuk pemilihan makanan yang buruk sehingga berdampak negatif pada status gizi. Kebiasaan mengonsumsi makanan ringan sambil minum kopi seringkali menyebabkan asupan energi melebihi kebutuhan harian sehingga meningkatkan risiko kelebihan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan minum kopi masa kini dan konsumsi jajanan dengan status gizi siswa SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung tahun 2024. Dengan menggunakan metode cross-sectional, penelitian ini melibatkan 84 siswa kelas 11 dan 12. , berusia 15-17 tahun, dipilih melalui rumus Slovin sampling dan simple random sampling. Analisis statistik (p = 0,015, p = 0,001) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi kopi dan jajanan dengan status gizi. Temuan utamanya mencakup konsumsi kopi dalam kategori sedang oleh 45% (27 siswa) sedangkan konsumsi makanan ringan sebagian besar dalam kategori buruk oleh 96,7% (57 siswa). Studi tersebut menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi kopi dan makanan ringan dengan status gizi, dengan korelasi positif sedang (r = 0,015, r = 0,001), yang menunjukkan bahwa konsumsi kopi dan makanan ringan yang lebih tinggi berdampak buruk terhadap status gizi. Oleh karena itu, baik sekolah maupun remaja disarankan untuk lebih memperhatikan kebiasaan makan dan minum agar status gizinya tetap normal.
Copyrights © 2026