Bronkopneumonia merupakan suatu proses inflamasi pada jaringan paru yang mengenai area sekitar bronkiolus, yaitu saluran kecil yang menghubungkan bronkus dengan alveolus. Kondisi ini menyebabkan terjadinya sumbatan jalan napas akibat akumulasi sekret, sehingga sebagian jaringan paru mengalami konsolidasi dan penurunan fungsi ventilasi. Bronkopneumonia dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, maupun jamur. Salah satu bentuk intervensi non–farmakologis yang dapat diberikan untuk membantu mengatasi ketidakefektifan bersihan jalan napas pada kasus ini adalah Active Cycle of Breathing Technique (ACBT), yaitu rangkaian latihan pernapasan yang meliputi breathing control, thoracic expansion exercise, dan forced expiration technique untuk memobilisasi serta mengeluarkan sekret secara efektif. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui penerapan teknik ACBT terhadap efektivitas bersihan jalan napas pada anak dengan bronkopneumonia di Rumah Sakit Panti Wilasa Dr. Cipto Semarang. Pendekatan yang digunakan yaitu deskriptif dengan rancangan studi kasus. Studi kasus ini melibatkan dua anak dengan diagnosis bronkopneumonia yang mengalami peningkatan sekret jalan napas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi selama proses perawatan berlangsung. Hasil menunjukkan bahwa kondisi awal kedua responden mengalami peningkatan sekret, takipnea, dan kesulitan mengeluarkan dahak. Setelah dilakukan intervensi ACBT secara terstruktur selama tiga hari berturut-turut, kedua responden menunjukkan adanya perubahan klinis yang signifikan. Kesimpulannya, penerapan ACBT pada anak dengan bronkopneumonia terbukti memberikan hasil yang signifikan terhadap efektivitas bersihan jalan napas.
Copyrights © 2026