Nyeri akut merupakan masalah keperawatan utama pada pasien post‑craniotomy dengan cedera kepala sedang, yang dapat mengganggu pemulihan dan kenyamanan pasien. Terapi guided imagery merupakan intervensi non‑farmakologis yang dapat membantu mengurangi nyeri dan kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas terapi guided imagery dalam menurunkan nyeri akut pada pasien post‑craniotomy di ruang ICU RSU Tabanan, Bali.Studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan mencakup tahap pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi, intervensi meliputi guide imagery yang dilaksanakan selama 3 hari.Terapi guided imagery terbukti menurunkan intensitas nyeri dari skor 6 menjadi 4, meningkatkan kenyamanan, menstabilkan tanda vital, serta mengurangi agitasi pasien.Perawat disarankan menerapkan guided imagery sebagai bagian dari manajemen nyeri multimodal, dilengkapi edukasi nyeri dan pendekatan holistik untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan.
Copyrights © 2026