Stres kerja perawat merupakan kondisi tekanan fisik dan psikologis yang timbul akibat ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kemampuan perawat. Stres kerja yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak pada penurunan produktivitas kerja perawat serta mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang. Sampel berjumlah 68 responden yang diambil menggunakan teknik Kuota sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian responden mengalami stres kerja sebanyak 37 orang (54,4%). Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja (p < 0,02), masa kerja (p < 0,05), serta shift kerja (p < 0,38) pada perawat. Perawat dengan beban kerja tinggi, masa kerja lama, dan yang bekerja pada shift malam cenderung mengalami stres kerja. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang tahun 2025 meliputi beban kerja, masa kerja, dan shift kerja. Oleh karena itu, rumah sakit diharapkan melakukan evaluasi dan penataan pembagian beban kerja serta pengaturan jadwal shift secara proporsional, serta menyediakan dukungan psikologis dan pelatihan manajemen stres bagi perawat.
Copyrights © 2026