Needle stick injury (NSI) menjadi salah satu kecelakaan kerja utama yang harus dihadapi oleh tenaga kesehatan terutama pada perawat. Luka akibat tertusuk jarum dapat berisiko mengakibatkan penyakit menular seperti HIV, hepatitis B, dan hepatitis C. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian needle stick injury pada perawat di RSUD Anugerah Tomohon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional yaitu data diperoleh dari data primer melalui kuesioner dan data sekunder melalui data yang sudah ada sebagai arsip di rumah sakit. Teknik analisis penelitian yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Rancang bangun penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional study. Jumlah populasi yang diambil sebanyak 116 perawat dan pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji statistik chi-square menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,155), pelatihan (p=0,835), masa kerja (p=0,686) dan tindakan recapping (p=0,572) dengan kejadian NSI pada perawat di RSUD Anugerah Tomohon. Sebagian besar perawat belum pernah mengalami kejadian NSI selama 3 tahun terakhir. Perawat di RSUD Anugerah Tomohon baik perawat perempuan dan laki-laki pada semua golongan umur dengan masa kerja <1 tahun, 1-4 tahun dan >4 tahun pernah mengalami kejadian NSI. Saran perlu dilakukan pelatihan secara berkelanjutan pada perawat perempuan maupun laki-laki pada semua golongan umur baik pada pekerja baru maupun pekerja lama.
Copyrights © 2026