Film MELUKIS GERAK MENTARI bercerita tentang seorang anak perempuan yang mengalami konfilk batin sejak dini, akibat kehilangan ayahnya. Karya ini diciptakan dalam bentuk format film fiksi agar informasi dari setiap visual yang diciptkan dapat terwujud. Metode yang digunakan berupa pengembangan sebuah ide lalu dikembangkan menjadi sebuah skenario dan penentuan konsep yang akan diterapkan. Teori yang digunakan sebagai penunjang karya diantaranya, teori ekspresi, teori director as interpetator, dan teori acting. Film Melukis Gerak Mentari diciptakan dengan mengoptimalkan Ekspresi untuk memperlihatkan Traumatik tokoh Tasya. Ekspresi merupakan salah satu cara berkomuniasi secara non verbal, Ekspresi merupakan bagian dari pikiran dan perasaan seseorang yang hadir secara alami. Untuk penyajian karya ini berbentuk sebuah film pendek berdurasi 18 menit.
Copyrights © 2025