Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kualitas layanan di Kafe Saba melalui perancangan dan implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan. Masalah utama yang diidentifikasi adalah inkonsistensi kecepatan penyajian dan tata cara komunikasi staf yang berdampak pada fluktuasi kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan: observasi dan pemetaan masalah, penyusunan draf SOP, serta pelatihan pendampingan bagi kru kafe. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan SOP mampu menyeragamkan durasi layanan maksimal 15 menit untuk menu utama dan meningkatkan skor kepuasan pelanggan secara signifikan berdasarkan survei pasca-implementasi. Kedisiplinan staf dalam menjalankan protokol komunikasi juga meningkat, menciptakan atmosfer layanan yang lebih profesional. Kesimpulannya, SOP bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis untuk menjamin keberlanjutan bisnis kuliner di tengah persaingan ketat. Standardisasi ini memberikan landasan bagi Kafe Saba untuk membangun loyalitas konsumen melalui pengalaman layanan yang terprediksi dan berkualitas tinggi.
Copyrights © 2026