Kemiskinan di Provinsi Lampung masih menjadi tantangan pembangunan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, tingkat pengangguran terbuka, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung periode 2010-2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM dan tingkat pendidikan berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kemiskinan, sedangkan tingkat pengangguran terbuka tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan 93,8% variasi tingkat kemiskinan. Temuan ini menegaskan pentingnya pembangunan manusia dalam strategi pengentasan kemiskinan.
Copyrights © 2026