JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026

Identifikasi Penggunaan Lahan di Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya

Wulandari, Lintang (Unknown)
Hernovianty, Firsta Rekayasa (Unknown)
Azmi, Hafzhi Nur (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Mar 2026

Abstract

Identifikasi penggunaan lahan penting dalam memahami karakteristik pemanfaatan ruang pada suatu wilayah pada waktu tertentu, terutama pada wilayah desa yang memiliki kedekatan spasial dengan kawasan perkotaan. Desa Kapur merupakan desa yang secara administratif berbatasan langsung dengan Kota Pontianak serta dilalui oleh jaringan jalan nasional yang memiliki tingkat aksesibilitas yang tinggi. Hal tersebut berpengaruh terhadap perubahan penggunaan lahan pada desa sehingga penting untuk mengetahui pemanfaatan ruang pada Desa Kapur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan lahan di Desa Kapur pada tahun 2014 dan 2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data spasial berupa citra satelit desa. Teknik analisis yang diterapkan adalah analisis overlay untuk menghasilkan peta penggunaan lahan pada masing-masing tahun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2014 tutupan lahan Desa Kapur sebesar 85,92% tidak terbangun dan 14,08% terbangun dengan besaran penggunaan lahan permukiman 5,83%, badan jalan 3,24%, Industri dan pergudangan 2,29%, perdagangan dan jasa 1,55%, fasilitas umum 0,99%. Sedangkan pada tahun eksisiting, yaitu tahun 2024 tutupan lahan Desa Kapur sebesar 62,05% tidak terbangun dan 37,95% terbangun dengan besaran penggunaan lahan permukiman 19,99%, badan jalan 10,32%, perdagangan dan jasa 3,47%, industri dan pergudangan 2,85%, fasilitas umum 1,33%. Penggunaan lahan di Desa Kapur dalam sepuluh tahun terakhir didominasi oleh permukiman.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...