Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh informasi asimetris terhadap perilaku investasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian ini dilandaskan pada Agency Theory dan Signaling Theory untuk menjelaskan bagaimana ketidakseimbangan informasi antara manajemen dan investor memengaruhi persepsi risiko, keputusan investasi, serta dinamika pasar. Proses SLR dilakukan melalui tahapan perencanaan, identifikasi, seleksi, analisis, dan sintesis terhadap artikel ilmiah periode 2020–2025. Dari 15.300 artikel awal, diperoleh 20 artikel terpilih yang dianalisis menggunakan pendekatan SPIDER (Sample, Phenomenon of Interest, Design, Evaluation, Research Type). Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi asimetris berpengaruh signifikan terhadap perilaku investor, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan risiko informasi, perilaku oportunistik manajer (manajemen laba), kenaikan biaya modal ekuitas, penurunan nilai perusahaan, serta munculnya perilaku kawanan (herding), terutama pada kondisi pasar bearish. Tingginya asimetri informasi mendorong investor bersikap defensif, meningkatkan premi risiko, memperlebar bid-ask spread, dan menurunkan efisiensi harga saham. Namun, pada sektor atau kondisi dengan transparansi dan tata kelola yang kuat, pengaruh tersebut cenderung melemah. Simpulan, bahwa peningkatan kualitas pengungkapan, transparansi, penerapan integrated reporting, serta penguatan tata kelola perusahaan menjadi strategi kunci dalam mereduksi dampak negatif informasi asimetris dan mendukung terciptanya pasar modal Indonesia yang lebih efisien dan stabil.
Copyrights © 2026