Promosi job fair melalui media sosial kini menjadi strategi utama dalam menjangkau pencari kerja khususnya generasi muda yang akrab dengan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi penggunaan media sosial terhadap niat hadir pencari kerja dalam acara job fair serta menguji peran perjalanan sosial sebagai variabel pemoderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif terhadap 404 responden yang memperoleh informasi terkait job fair melalui media sosial seperti Instagram TikTok dan LinkedIn. Data dianalisis menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling PLS SEM melalui software SmartPLS 4.1.0.9. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat hadir pencari kerja dengan nilai beta 0,526 dan nilai p kurang dari 0,05. Namun peran moderasi dari perjalanan sosial tidak signifikan secara statistik dengan nilai beta minus 0,008 dan nilai p lebih dari 0,05. Nilai R kuadrat sebesar 0,544 mengindikasikan kekuatan prediktif yang sedang. Temuan ini menekankan pentingnya optimalisasi konten media sosial yang menarik informatif dan interaktif dalam meningkatkan partisipasi aktif pencari kerja dalam kegiatan job fair tanpa terlalu bergantung pada dorongan sosial eksternal dari lingkungan sekitar mereka.
Copyrights © 2026