Perkembangan ekonomi global menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan melalui penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). ESG reporting menjadi salah satu indikator penting bagi pelaku usaha dalam mengakses pasar global, menarik minat investor, serta membangun reputasi bisnis yang bertanggung jawab. Namun, mayoritas UMKM di Indonesia, khususnya yang dikelola oleh perempuan, masih menghadapi keterbatasan literasi, kapasitas teknis, dan akses informasi terkait penerapan pelaporan ESG. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan teknis kepada anggota PPUMI (Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia) sebagai mitra sasaran dalam memahami konsep ESG serta menyusun ceklis pelaporan berkelanjutan yang sesuai dengan karakteristik usaha mereka. Melalui metode simulasi penyusunan ceklis laporan ESG, dan pendampingan berbasis studi kasus, diharapkan mitra memiliki pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam model bisnis UMKM. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 anggota PPUMI yang merupakan pemilik UMKM. Kegiatan ini menghasilkan ceklis kegiatan berbasis pelaporan ESG yang dapat digunakan di kalangan usaha mikro. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengenalkan konsep pelaporan ESG kepada mitra sasaran dan contoh penerapannya di kegiatan usaha masing-masing, sehingga mampu memperkuat kapasitas usaha yang telah dilakukan melalui praktik ekonomi hijau yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026