Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas kampanye Politik di Tiktok terhadap elektabilitas Christian Widodo dan Serena Francis pada Pilkada Kota Kupang Tahun 2024. Penelitian ini didasarkan pada teori pemasaran politik, yang memandang kampanye Tiktok sebagai saluran promosi digital untuk memengaruhi keputusan pemilih. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif ini menggunakan pendekatan survei terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan kombinasi teknik Quota Sampling dan Purposive Sampling untuk menjamin keterwakilan wilayah dan relevansi kriteria pengguna TikTok. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara parsial antara intensitas kampanye Tiktok terhadap elektabilitas. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi Uji T sebesar 0,046 (p < 0,05). Meskipun demikian, hasil koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa kontribusi pengaruh intensitas kampanye tiktok terhadap elektabilitas hanya sebesar 4,0%, dengan sisanya sebesar 96,0% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian yaitu citra, reputasi Christian Widodo dan Serena Francis yang sudah terbentuk jangka panjang, loyalitas pemilih terhadap partai politik, serta peran media sosial lain.
Copyrights © 2025