Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi faktor-faktor secara empiris yang mempengaruhi tax avoidance pada indeks LQ45 yang terdaftar diBursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024, dengan varibel independent yaitu karakteristik eksekutif, sales growth dan intensitas modal. Populasi dalam penelitian ini adalah indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode sekunder. Jumlah sampel penelitian ditentukan dengan purposive sampling, sehingga terpilih sampel sebanyak 19 perusahaan dengan total 95 data observasi. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan regresi Fixed Effect Model. Data diolah dengan bantuan software Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik eksekutif, sales growth, dan intensitas modal berpengaruh secara simultan terhadap tax avoidance. Hasil penelitian secara parsial variabel karakteristik eksekutif berpengaruh terhadap tax avoidance, yang mengindikasikan bahwa kecenderungan pengambilan risiko oleh manajemen dapat mempengaruhi kebijakan perpajakan perusahaan. Variabel sales growth tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, sehingga peningkatan penjualan tidak selalu mendorong perusahaan untuk melakukan praktik penghindaran pajak dan variabel intensitas modal berpengaruh terhadap tax avoidance, bahwa besarnya proporsi aset dapat dimanfaatkan perusahaan sebagai sarana dalam melakukan perencanaan pajak perusahaan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian empiris mengenai faktor -faktor yang mempengaruhi tax avoidance di indonesia.
Copyrights © 2026