Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan Return on Equity (ROE) pada PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk selama periode 2014–2023. Variabel independen yang digunakan meliputi komisaris independen (X1), kepemilikan institusional (X2), dan ukuran dewan direksi (X3). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan selama sepuluh tahun, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil pengujian simultan melalui uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROE dengan nilai signifikansi < 0,001. Secara parsial, kepemilikan institusional (X2) terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROE dengan nilai signifikansi < 0,001 serta koefisien regresi sebesar 8,542. Ukuran dewan direksi (X3) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROE dengan nilai signifikansi 0,018 dan koefisien regresi sebesar 0,047. Sebaliknya, komisaris independen (X1) tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ROE dengan nilai signifikansi 0,195. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kepemilikan institusional dan ukuran dewan direksi memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, sedangkan komisaris independen dan komite audit belum terbukti memberikan kontribusi empiris terhadap ROE. Hasil ini menegaskan bahwa struktur kepemilikan dan efektivitas dewan direksi menjadi faktor utama dalam mendukung pencapaian kinerja keuangan perusahaan
Copyrights © 2026