Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh likuiditas, ukuran perusahaan, dan struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan dengan kebijakan dividen sebagai variabel mediasi. Likuiditas mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, sedangkan ukuran perusahaan menunjukkan besarnya sumber daya yang dimiliki perusahaan. Struktur kepemilikan mencerminkan proporsi kepemilikan saham yang dapat memengaruhi pengambilan keputusan manajerial, sementara kebijakan dividen berkaitan dengan keputusan perusahaan dalam membagikan laba kepada pemegang saham. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024 sebanyak 131 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu sehingga diperoleh 73 perusahaan sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas, ukuran perusahaan, dan struktur kepemilikan secara langsung berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Selain itu, likuiditas dan struktur kepemilikan berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap kebijakan dividen. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa kebijakan dividen mampu memediasi pengaruh likuiditas, ukuran perusahaan, dan struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan dividen memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan antara faktor internal perusahaan dengan peningkatan nilai perusahaan.
Copyrights © 2026