Pada perkembangan teknologi yang sudah sangat pesat saat ini, terdapat pula perkembangan di berbagai bidang, salah satunya adalah sistem absensi. Sistem absensi awalnya dilakukan secara manual menggunakan kertas dan pulpen, kemudian berkembang dengan menggunakan sidik jari. Namun, sistem absensi berbasis sidik jari masih kurang efektif karena berpotensi terjadi manipulasi data. Sebagai contoh, karena seseorang memiliki sepuluh sidik jari yang berbeda, kesepuluh jari tersebut dapat didaftarkan untuk sepuluh orang yang berbeda. Selain itu, kelemahan lain dari absensisidik jari adalah ketidakmampuan alat untuk membaca sidik jari yang kotor atau basah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencegah terjadinya manipulasi data absensi pegawai dan untuk mengetahui perancangan program aplikasi sistem absensi berbasis Face Recognition pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tojo Una-Una. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan data yang diperoleh melalui observasi di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tojo Una-Una. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode prototype serta penerapan algoritma Haar Cascade Classifier dalam perancangan sistem.
Copyrights © 2022