Karena kemajuan teknologi, banyak orang menjadi lebih sadar akan konsekuensi globalisasi. Salah satu contohnya adalah penggunaan algoritma k-means di kota Palu untuk membantu transfer data dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Metode ini juga non-hierarkis dan dapat mengambil data yang tidak memiliki label. Pendekatan penelitian yang harus dilakukan dalam situasi ini, bersama dengan paradigma prototipe. Penelitian ini berfokus pada data primer dan sekunder. Teknologi penambangan data meningkatkan observasi, analisis, dan pembelajaran. Strategi analisis komparatif digunakan dalam penelitian ini. Untuk meningkatkan kualitas data, Tata Ruang dan Tata Ruang Kota Palu menggunakan algoritma k-means berbasis web. Sistem sekarang dapat menangani data yang telah dikirimkan kepadanya dengan cara yang lebih efisien, efektif, dan tepat waktu. Peneliti menguji perangkat lunak ini, yaitu dimasukan fungsional atau requirement dari perangkat lunak yang dikembangkan.
Copyrights © 2024