Bawang merah merupakan komoditas pertanian penting yang memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian petani di Kabupaten Majalengka, namun budidayanya rentan terhadap risiko seperti hama, penyakit, dan perubahan cuaca ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka Sistem Pendukung Keputusan Manajemen Risiko Bawang Merah berbasis mobile dengan pendekatan User Centered Design (UCD) untuk menciptakan sistem yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Proses desain dilakukan melalui empat tahapan UCD, yaitu memahami konteks penggunaan, menentukan kebutuhan pengguna, merancang solusi desain, dan mengevaluasi hasil desain. Keterlibatan petani sebagai pengguna utama dilakukan melalui wawancara, pembuatan wireframe, dan uji coba prototipe high-fidelity. Evaluasi usability menggunakan metode System Usability Scale (SUS) melibatkan delapan responden berusia 24–60 tahun dengan skor rata-rata 68,75 yang masuk kategori "Good" atau "Suitable for Use". Hasil ini menunjukkan bahwa desain antarmuka yang dikembangkan memenuhi standar kegunaan, mudah dipahami, dan relevan dengan konteks kegiatan pertanian. Dengan demikian, penerapan metode UCD terbukti efektif dalam menghasilkan sistem pendukung keputusan berbasis mobile yang berorientasi pada pengalaman pengguna, dan mampu membantu petani dalam memantau kondisi lahan, risiko hama, dan mengelola kegiatan pertanian secara lebih efisien.
Copyrights © 2025