Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gross Profit Margin, Exchange Rate, dan Earning Per Share terhadap harga saham pada perusahaan sub-sektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Sampel terdiri dari 8 perusahaan dengan total 40 observasi menggunakan data panel dengan metode EGLS (random effects). Hasil penelitian menunjukkan Gross Profit Margin dan Earning Per Share berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham, sedangkan Exchange Rate tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Model secara simultan signifikan dengan nilai R-Squared sebesar 56.38%. Temuan ini menegaskan bahwa profitabilitas perusahaan merupakan determinan utama harga saham, sedangkan nilai tukar kurang relevan untuk sektor ini, diduga karena karakteristik resilient sektor makanan dan minuman. Hasil ini memberikan implikasi bahwa investor dan manajemen perusahaan sebaiknya fokus pada peningkatan efisiensi operasional dan profitabilitas untuk meningkatkan harga saham.
Copyrights © 2026