Padang lamun merupakan ekosistem penting di wilayah pesisir yang memiliki berbagai peran. Salah satu peran lamun adalah sebagai penyerap karbon (carbon sink). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur simpanan karbon pada padang lamun di Pantai Prawean dan Pantai Marina, Jepara, menggunakan metode nondestruktif. Hasil menunjukkan bahwa Pantai Prawean memiliki simpanan karbon sebesar 66,54 gC/m² dan tingkat sekuestrasi karbon 5,73 ton C/ha/tahun, lebih tinggi dibandingkan Pantai Marina yang memiliki simpanan karbon 51,53 gC/m² dan tingkat sekuestrasi 4,43 ton C/ha/tahun. Perbedaan ini dipengaruhi oleh tutupan lamun, dengan Pantai Prawean mencapai 46,07% dibandingkan Pantai Marina yang hanya mencapai 31,01%. Metode nondestruktif terbukti efisien untuk mengestimasi karbon lamun, meskipun dibutuhkan pengembangan lebih lanjut untuk dapat lebih memfaktorkan variasi ekosistem dan meningkatkan akurasi model.
Copyrights © 2025