Kesejahteraan emosional siswa menjadi faktor penting yang memengaruhi prestasi akademik, interaksi sosial, serta perkembangan kepribadian secara menyeluruh. Dalam konteks pendidikan kontemporer, sekolah berfungsi tidak hanya sebagai tempat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai lingkungan yang mendukung pertumbuhan psikososial peserta didik. Oleh karena itu, peran konselor sekolah menjadi sangat strategis dalam membantu siswa menghadapi tekanan akademik, konflik interpersonal, dan tantangan perkembangan remaja. Artikel ini mengkaji secara komprehensif kontribusi konselor sekolah terhadap peningkatan kesejahteraan emosional siswa melalui telaah literatur terbaru dari bidang psikologi pendidikan, bimbingan dan konseling, serta kesehatan mental. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, dengan menelaah lebih dari dua puluh artikel ilmiah yang diterbitkan antara 2015–2025, fokus pada intervensi preventif, kuratif, dan pengembangan yang dilakukan konselor. Hasil kajian menunjukkan bahwa konselor berperan penting dalam deteksi dini masalah emosional, konseling individual maupun kelompok, pelaksanaan program berbasis sekolah, serta peningkatan keterampilan sosial dan emosional siswa. Selain itu, konselor juga berfungsi sebagai mediator antara siswa, guru, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung. Efektivitas layanan konseling dipengaruhi oleh kompetensi profesional konselor, dukungan institusi, dan keterlibatan orang tua. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara konselor, guru, sekolah, dan keluarga penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung kesejahteraan emosional siswa secara optimal.
Copyrights © 2025