Sektor pariwisata merupakan salah satu bidang yang paling terdampak oleh pandemi COVID-19, ditandai dengan penurunan drastis jumlah kunjungan wisatawan. Memasuki era pasca-pandemi, pola perilaku wisatawan mengalami perubahan signifikan dengan menekankan aspek kesehatan, keamanan, dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategi digital marketing dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi media digital, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial seperti Instagram dan TikTok menjadi kanal utama promosi karena mampu menjangkau generasi muda dengan konten visual kreatif dan storytelling yang autentik. Strategi digital marketing tidak hanya efektif meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga membangun citra positif, memperkuat identitas lokal, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan destinasi. Dengan demikian, digital marketing berfungsi sebagai instrumen fundamental dalam transformasi pariwisata menuju keberlanjutan dan daya saing global pasca-pandemi.
Copyrights © 2025