ABSTRACT Anemia and obesity remain prevalent nutritional problems among young adults and may occur simultaneously as a manifestation of the double burden of malnutrition at the individual level. In Indonesia, studies examining the coexistence of anemia and obesity among female university students, particularly based on faculty background, remain limited, despite the fact that differences in academic disciplines may influence lifestyle, health literacy, and behaviors related to these conditions. This study aimed to describe the prevalence of anemia, obesity, and their coexistence, as well as to analyze the association between faculty groups (health and non-health) and the coexistence of anemia and obesity among female students at University X in Indonesia. This study employed a cross-sectional design using secondary data obtained from health examinations of first-year female students at University X in 2025. A total of 1,196 students were included in the final analysis. Data analysis comprised univariate analysis to describe respondent characteristics and variable distributions, and bivariate analysis using the Chi-square test to assess the association between faculty groups and the coexistence of anemia and obesity, followed by post hoc analysis using Tukey-adjusted pairwise comparisons. The results showed that the prevalence of anemia was 14.3%, while obesity prevalence reached 47.2%. The coexistence of anemia and obesity as a manifestation of the individual-level double burden of malnutrition was identified in 4.9% of participants. Bivariate analysis indicated no statistically significant association between faculty groups (health and non-health) and the coexistence of anemia and obesity (p = 0.958). In conclusion, anemia, obesity, and their coexistence remain prevalent among female students at University X. However, academic faculty background was not associated with differences in the occurrence of the individual-level double burden of malnutrition. Keywords: Anemia, Obesity, Double Burden of Malnutrition, Female Students, Health and Non-Health Faculties. ABSTRAK Anemia dan obesitas merupakan permasalahan gizi yang masih banyak ditemukan pada kelompok dewasa muda dan dapat terjadi secara bersamaan sebagai bentuk beban ganda malnutrisi pada tingkat individu. Di Indonesia, kajian mengenai koeksistensi anemia dan obesitas pada mahasiswi, khususnya berdasarkan latar belakang fakultas, masih terbatas, padahal perbedaan jurusan perkuliahan berpotensi memengaruhi gaya hidup, tingkat literasi kesehatan, serta perilaku terkait kondisi tersebut secara bersamaan. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan prevalensi anemia, obesitas, serta koeksistensi keduanya, serta menganalisis hubungan antara kelompok fakultas (kesehatan dan non-kesehatan) dengan kejadian koeksistensi anemia dan obesitas pada mahasiswi Universitas X di Indonesia.Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan memanfaatkan data sekunder hasil pemeriksaan kesehatan mahasiswi baru Universitas X tahun 2025. Jumlah sampel akhir yang dianalisis sebanyak 1.196 mahasiswi. Analisis data meliputi analisis univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan distribusi variabel, serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk menilai hubungan antara kelompok fakultas dengan kejadian koeksistensi anemia dan obesitas, dilanjutkan dengan analisis lanjut (post hoc) berupa estimasi perbandingan antar kelompok menggunakan penyesuaian metode Tukey. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi anemia sebesar 14,3% dan prevalensi obesitas sebesar 47,2%. Koeksistensi anemia dan obesitas sebagai manifestasi beban ganda malnutrisi pada tingkat individu ditemukan sebesar 4,9%. Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara kelompok fakultas (kesehatan dan non-kesehatan) dengan kejadian koeksistensi anemia dan obesitas (p = 0,958). Dapat disimpulkan bahwa anemia, obesitas, dan koeksistensi keduanya masih ditemukan pada mahasiswi Universitas X. Namun, latar belakang jurusan perkuliahan tidak berhubungan dengan perbedaan kejadian beban ganda malnutrisi pada tingkat individu. Kata Kunci: Anemia, Obesitas, Beban Ganda Malnutrisi, Mahasiswi, Fakultas Kesehatan dan Non-Kesehatan.
Copyrights © 2026