Manuju : Malahayati Nursing Journal
Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026)

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Remaja dengan Dismenorea Primer

Rahmadhani, Wulan (Unknown)
Astuti, Dyah Puji (Unknown)
Arkani, Fatiya Husna (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2026

Abstract

ABSTRACT Primary dysmenorrhea is one of the most common reproductive health problems experienced by adolescent girls and can affect their quality of life. Menstrual pain can interfere with daily activities, learning activities, and the psychological condition of adolescents. This study aimed to analyze the factors associated with the quality of life of adolescents with primary dysmenorrhea. This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 244 respondents determined using the Hsieh method. Data were collected using questionnaires and analyzed using univariate, bivariate, The results showed that the majority of respondents had poor quality of life (57.0%). Multivariate analysis showed that physical activity (p = 0.031; OR = 2.05), stress level (p 0.001; OR = 5.91), age at menarche (p = 0.001; OR = 3.00), nutritional status (p 0.001; OR = 4.96), family history of dysmenorrhea (p = 0.031; OR = 3.27), and duration of menstruation (p = 0.020; OR = 3.44) were significantly associated with the quality of life of adolescents with primary dysmenorrhea. Stress level was the most dominant factor associated with adolescents’ quality of life. Physical, biological, and psychological factors play an important role in determining the quality of life of adolescents with primary dysmenorrhea. Therefore, promotive and preventive efforts are needed through reproductive health education, increased physical activity, stress management, and monitoring of nutritional status to improve adolescents’ quality of life. Keywords: Primary Dysmenorrhea, Quality of Life, Adolescents, Stress, Physical Activity.  ABSTRAK Dismenorea primer merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka. Nyeri menstruasi yang dialami dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, aktivitas belajar, serta kondisi psikologis remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup remaja dengan dismenorea primeR. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 244 responden yang ditentukan menggunakan metode Hsieh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas hidup buruk (57,0%). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa aktivitas fisik (p=0,031; OR=2,05), tingkat stres (p0,001; OR=5,91), usia menarche (p=0,001; OR=3,00), status gizi (p0,001; OR=4,96), riwayat keluarga dismenorea (p=0,031; OR=3,27), dan durasi menstruasi (p=0,020; OR=3,44) berhubungan secara signifikan dengan kualitas hidup remaja dengan dismenorea primer. Variabel tingkat stres merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kualitas hidup remaja. Faktor fisik, biologis, dan psikologis memiliki peran penting dalam menentukan kualitas hidup remaja dengan dismenorea primer. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan reproduksi, peningkatan aktivitas fisik, pengelolaan stres, serta pemantauan status gizi untuk meningkatkan kualitas hidup remaja. Kata Kunci: Dismenorea Primer, Kualitas Hidup, Remaja, Stres, Aktivitas Fisik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

manuju

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis ...