Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan psikologis dan iklim organisasi terhadap Work-Life Balance melalui Burnout sebagai variabel intervening pada PT. Uphus Khamang Indonesia. Latar belakang penelitian didasari oleh fenomena Burnout yang dialami karyawan akibat tekanan kerja dan tuntutan tugas yang tinggi, yang berpotensi menurunkan kesejahteraan psikologis dan mengganggu keseimbangan kehidupan kerja. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Uphus Khamang Indonesia dengan total 95 orang, sedangkan sampel diambil menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan model regresi linier berganda melalui software EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap work-life balance, iklim organisasi berpengaruh positif terhadap work-life balance, sedangkan Burnout terbukti memediasi secara parsial hubungan antara kesejahteraan psikologis dan iklim organisasi terhadap work-life balance. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan kesejahteraan psikologis dan penciptaan iklim organisasi yang sehat dapat menekan tingkat Burnout dan meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja karyawan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan berkelanjutan. Keywords: Psychological Well-Being, Organizational Climate, Burnout, Work-Life Balance, PT. Uphus Khamang Indonesia
Copyrights © 2026