Inklusi keuangan merupakan satu aspek penting dalam pembangunan ekonomi, terutama di daerah pedesaan yang sering kali terpinggirkan dari akses layanan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Program EKI oleh OJK Provinsi NTT untuk meningkatkan inklusi keuangan di Desa Oefeto. Program EKI yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dirancang untuk menjawab permasalahan terbatasnya akses layanan keuangan formal, rendahnya literasi keuangan, serta tingginya ketergantungan masyarakat pada praktik pinjaman informal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program EKI dinilai relatif efektif berdasarkan lima indikator efektivitas, yaitu keberhasilan program, keberhasilan sasaran, kepuasan terhadap program, tingkat input dan output, serta pencapaian tujuan. Program ini berhasil memperluas akses keuangan formal serta mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju penggunaan lembaga keuangan formal. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa Program EKI tidak hanya memberi dampak positif jangka pendek, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan dalam membangun ekosistem keuangan inklusif berbasis potensi lokal. Kata Kunci : Efektivitas Program, Inklusi Keuangan, OJK, Ekosistem Keuangan Inklusif
Copyrights © 2026