HIV merupakan salah satu penyakit menular seksual yang masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di kalangan remaja. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman remaja tentang HIV dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit ini. Penyuluhan kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong perilaku pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang HIV dan pencegahannya di SMA Negeri 3 Baubau tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest, dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang siswa SMA yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berformat skala, serta dianalisis secara univariat dan bivariat dengan langkah-langkah mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (68,2%) dan hanya 4,5% yang memiliki pengetahuan baik. Setelah diberikan penyuluhan, terjadi peningkatan pengetahuan, di mana 72,7% responden memiliki pengetahuan baik dan tidak ada lagi responden yang berada pada kategori pengetahuan kurang. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang HIV dan pencegahannya. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelaksanaan penyuluhan kesehatan secara rutin di sekolah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap HIV
Copyrights © 2026