Kabupaten Karimun yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia, merupakan salah satu wilayah yang memiliki peran penting dalam konektivitas laut antar pulau. Pelabuhan yang ada di daerah ini berfungsi sebagai pijakan utama dalam proses transportasi laut, menjadi gerbang masuk dan keluar bagi berbagai aktivitas perdagangan serta perjalanan masyarakat. Pelabuhan ini dirancang untuk mendukung keselamatan dan keamanan transportasi, memberikan perlindungan yang optimal bagi barang yang diangkut maupun penumpang yang menggunakan jasa pelayaran Namun demikian, terdapat beberapa permasalahan yang masih menjadi tantangan di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam. Di antaranya adalah kurangnya akses informasi online yang mudah tentang jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal, sistem pembelian tiket yang masih dilakukan secara manual sehingga memakan waktu lebih lama, serta kondisi ruang tunggu yang belum memadai baik dari segi kapasitas maupun fasilitas pendukungnya. Selain itu, meskipun telah ada peraturan yang ditetapkan oleh Syahbandar terkait dengan pengelolaan pelabuhan dan keselamatan pelayaran, kasus kecelakaan pelayaran masih sering terjadi. Hal ini disebabkan oleh kelalaian dalam menjalankan tugas oleh pihak terkait, seperti penerbitan izin operasional kapal yang tidak memenuhu standart keamanan dan kelayakan teknik yang telah ditetapkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai pelayanan ketertiban lalu lintas kapal penumpang di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam. Metode penelitian yang digunakan adalah jenid kualitatif deskriptif, yaitu fokus pada pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan pihakterkait seperti petugas pelabuhan, operator kapal, dan penumpang, serta analisis dokumen resmi yang ada Hasil penelitian menunjukkan, bahwa secara umum, pelayanan ketertiban lalu lintas kapal penumpang di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam berjalan baik.
Copyrights © 2026