Penelitian Ini Bertujuan Untuk Memberikan Bukti Empiris Pengaruh Cash Flow, Modal Kerja Bersih Dan Growth Opportuniy Terhadap Cash Holding. Penelitian Ini Menggunakan Pendekatan Kuantitatif Dan Data Yang Digunakan Adalah Data Sekunder. Populasi Didalam Penelitian Ini Adalah Perusahaan Basic Materials Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024. Metode Dalam Penentuan Sampel Menggunakan Purposive Sampling. Diperoleh Sampel Sebanyak 18 Perusahaan Dengan Periode 5 Tahun Sehingga Jumlah Yang Diperoleh 90 Data Sampel. Pengolahan Data Dengan Menggunakan Microsoft Office Excel Dan Program Eviews Versi 12, Dengan Melakukan Uji Statistik Deskriptif, Analisis Model Regresi Data Panel, Uji Pemililihan Model (Uji Chow, Uji Hausman, Dan Uji Lagrange Multipier) Dengan Model Yang Terpilih Adalah Random Effect Model, Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolienaritas, Heteroskedastisitas, Uji Autokorelasi) Koefisien Determinasi, Analisi Regresi Data Panel, Uji Statistik T Dan Uji Statistik F. Hasil Analisis Uji Koefisien Determinasi Menunjukkan 18,4% Variabel Cash Holding Dapat Dijelaskan Oleh Ketiga Variabel Independen Yang Terdiri Dari Cash Flow, Modal Kerja Bersih, Dan Growth Opportunity Hasil Uji F Menunjukan Bahwa Secara Simultan Cash Flow, Modal Kerja Bersih Dan Growth Opportuniy Berpengaruh Signifikan Terhadap Terhadap Cash Holding. Hasil Uji T Menunjukan Bahwa Cash Flow Dan Growth Opportunity Secara Parsial Tidak Berpengaruh Signifikan Terhadap Cash Holding, Namun Modal Kerja Bersih Secara Parsial Berpengaruh Signifikan Terhadap Cash Holding.
Copyrights © 2026