Perkembangan e-commerce di Indonesia mendorong persaingan yang semakin ketat antar marketplace, sehingga perusahaan dituntut tidak hanya mampu menarik konsumen baru, tetapi juga mempertahankan konsumen agar melakukan pembelian ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi, brand equity, dan kualitas produk terhadap minat beli ulang produk Shopee pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Universitas Methodist Indonesia angkatan 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 271 mahasiswa, dengan jumlah sampel sebanyak 73 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel promosi memiliki nilai t hitung sebesar 4,457. Brand equity memiliki nilai t hitung sebesar 2,370, kualitas produk memiliki nilai t hitung sebesar 6,719. Hasil uji hipotesis simultan (uji F) sebesar 48,080. Hasil analisis koefisien determinasi (Adjusted R²) menunjukkan nilai sebesar 0,662 atau 66,2%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial promosi, brand equity, dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang mahasiswa dalam menggunakan Shopee. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa minat beli ulang dapat dijelaskan oleh promosi, brand equity, dan kualitas produk, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Copyrights © 2026