Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan, eco-efficiency, dan sustainability reporting terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan, energi, dan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 50 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan total 150 data observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan green accounting, ukuran perusahaan, dan eco-efficiency mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, sedangkan kinerja lingkungan memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, dan sustainability reporting tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026