Latar Belakang: Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang berdampak signifikan terhadap penurunan kualitas hidup pasien. Perilaku menetap (sedentary behavior) dan rendahnya aktivitas fisik merupakan faktor risiko yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Tujuan: Mengetahui hubungan antara perilaku menetap dan aktivitas fisik dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2 di RSUD Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 270 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner perilaku menetap, aktivitas fisik, dan kualitas hidup. Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi a = 0,05. Hasil: Mayoritas responden berusia 46–55 tahun (30,7%), berjenis kelamin perempuan (57,4%), tidak bekerja (58,9%), dan memiliki lama menderita diabetes 1–5 tahun (45,9%). Sebanyak 58,9% responden memiliki perilaku menetap tinggi, 42,2% aktivitas fisik rendah, dan 60,0% kualitas hidup kurang baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku menetap dengan kualitas hidup (p < 0,001) serta antara aktivitas fisik dengan kualitas hidup (p < 0,001). Kesimpulan: Perilaku menetap dan aktivitas fisik berhubungan secara signifikan dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2. Upaya intervensi kesehatan perlu difokuskan pada pengurangan perilaku menetap dan peningkatan aktivitas fisik untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
Copyrights © 2025