Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT membawa perubahan dalam praktik pemasaran digital, terutama pada proses produksi konten. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerimaan ChatGPT sebagai alat bantu pemasaran digital oleh Divisi Web Content di startup proptech Jendela360 menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap empat informan, yaitu Web Content Manager, SEO Specialist, SEM Specialist, dan Content Writer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT diterima secara positif berdasarkan dua konstruk utama TAM, yaitu perceived usefulness dan perceived ease of use. Dari sisi kegunaan, ChatGPT dinilai mampu mempercepat proses kerja, meningkatkan kinerja dan produktivitas, serta membuat pekerjaan lebih efektif, terutama pada tahap awal produksi konten. Sedangkan dari sisi kemudahan penggunaan, ChatGPT dipersepsikan mudah dipelajari, mudah dikontrol, fleksibel, dan cepat dikuasai. Namun, efektivitas penggunaannya tetap bergantung pada kemampuan pengguna dalam menyusun prompt, mengevaluasi, dan merevisi hasil dari AI.
Copyrights © 2026